Cerita Tempat Tinggal Saya
-November 6,2020
Cerita Tempat Tinggal Saya
assalamualaikum
Perkenalkan nama saya Giovani Akbar, anak bungsu dari 3 bersaudara, saya dilahirkan dan dibesarkan di kota yang penuh dengan banyak cerita. Saya tinggal bersama ibu dan ayah saya, disinilah saya di didik dan dibentuk untuk menjadi seseorang yang mempunyai karakter selalu berbakti kepada orang tua dan mengedapankan sopan santun dalam bersosialisasi kepada teman sebaya atau pun orang tua. Dan dirumah ini saya di ajarkan hidup disiplin dan mandiri serta berguna untuk masyarakat.
Pasti kalian bertanya kemana kedua saudara saya?.
Saudara saya yang pertama bernama Rizal Pahlevi, dia sudah menikah dan mempunyai seorang anak perempuan yang menggemaskan. Abang saya sebelumnya bekerja sebagai guru honor SMP di Pontianak. Sekarang Alhamdulillah Allah mengangkat derajatnya setelah lulus tes CPNS berulang kali, akhirnya Abang saya berhasil lulus dan menjadi guru PNS di SD Pontianak . Sedangkan saudara saya yang kedua bernama Dede Irvandi, dia juga alumni IAIN Pontianak dan pernah menjabat menjadi ketua umum HMI. Sekarang dia sudah menjadi PNS rutan kabupaten Sanggau.
Nama daerah saya adalah kota Ketapang, di daerah saya ini terkenal dengan nama kota Ale ale. Ale ale ini merupakan kerang yang bisa dimakan dan kerang ini mudah di temukan di daerah daerah pesisir pantai . Ada juga mitos yang terkenal di daerah saya yaitu cerita misteri "Padang 12" atau kota gaib yang mewah di Kalimantan Barat.
Konon bagi mereka yang pernah melihat kota itu wilayah ini tampak lebih bersih dan indah dibanding negara maju yang ada di belahan bumi manapun. Rumah mewah dan kendaraan seperti mobil Ferrari dan roll ROYCE atau motor Harley Davidson menjadi pemandangan yang biasa melintas di kota ini. Bahkan pesawat pribadi maupun kapal pesiar juga dimiliki penduduknya. Namun tidak semua mata manusia dapat melihatnya,bagi orang awam wilayah yang terletak di antara kecamatan kendawangan dan pesaguan ini hanya tanah kosong seluas 12 KM persegi yang dipenuhi oleh pohon pinus dan ilalang layaknya sebuah padang rumput,itulah alasan mengapa daerah ini disebut Padang 12. masyarakat Ketapang menyebut penduduk di Padang 12 dengan sebutan orang kebenaran. Sosoknya tidak berbeda dengan wujud manusia pada umumnya.hanya saja mereka tidak memiliki belahan diantara bawah hidung dan di atas bibirnya. masyarakat Ketapang mempercayai bahwa orang kebenaran atau juga disebut orang limun ini adalah golongan manusia suci yang jujur dan taat beribadah.namun tidak sedikit pula yang beranggapan mereka adalah sekelompok jin muslim yang sudah ribuan tahun menempati wilayah itu.
Ada juga mitos sosok makhluk gaib yang diberi nama "Bengkek". konon ia tinggal di sungai pawan dan akan bereaksi dengan menjalankan mangsanya lalu menyedot ubun-ubunnya. Meski tak diketahui secara pasti dari mana asal hantu ini, namuntiap kali ada orang yang meninggal di aliran sungai pawan maka selalu dikaitkan dengan hantu bangkek.hantu ini kabarnya dapat berubah menjadi wanita cantik atau pria tampan bahkan pura-pura menjadi orang yang tenggelam di sungai dan meminta pertolongan. kabarnya hantu ini tidak bekerja sendiri melainkan memiliki tujuan yang memeliharanya dan para korban akan dijadikan tumbal.
Di kota ini menyimpan beribu kenangan,di kota ini aku menghabiskan masa kecilku dengan bermain bersama teman-temanku. Aku ingat waktu masih kecil dulu bermain bola di lapangan kodim, bermain balap sepeda di lapangan tenis, dan berenang di parit ujung gang. Betapa senangnya dulu waktu masih kecil, dimana kami belum mengenal handphone dan percintaan. Namun sekarang setelah dewasa semuanya berubah, teman teman saya sekarang sibuk dengan hal masing-masing. Ada yang sudah kerja, ada yang kuliah di luar kota, dan ada juga yang sudah menikah. Hanya tinggal beberapa saja teman yang masih dekat sekarang ini.
Sekian cerita tempat tinggal saya jika masih ada kekurangan atau salah kata mohon maaf,sekian dari saya. wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh